Category 1

Follow us on Facebook

Instagram

Follow on Facebook

What's Trending?

Popular Posts

Follow on G+

Monday, 19 January 2009

Pelantikan Pengurus PMII Kudus masa khidmat 2008/2009 yang berlangsung di gedung KPUD Kudus Lantai dua pada tanggal 17 Januari 2009

Setelah hampir dua bulan berlangsung konferensi cabang PMII Kudus yang ke XXI, akhirnya pengurus yang terbentuk dilantik hari Sabtu, tanggal 17 Januari 2009 di gedung KPUD Kudus lantai dua. Dalam acara yang dihadiri oleh para alumni dan tamu undangan tersebut, Suwoko ketua Umum PMII Kudus masa khidmat 2008/2009 mengungkapkan dalam sambutannya, PMII Kudus kedepan akan selalu tetap dalam garis perjuangan yang selam ini sudah dilakukan. Menurutnya, hal yang terpenting dalam perjuangan selanjutnya adalah menyiapkan kader-kader pemimpin yang siap terjun ke masyarakat sebagai kader yang Ulul Albab. sementara itu, KH. Chusnan, BA sebagai perwakilan Mabincab (Majeleis Pembina Cabang) PMII Kudus menyatakan, bahwa PMII ke depan harus mampu menjaga jati dirinya sebagai kader ahlus Sunnah wal-Jama'ah. Beliau yang juga menjabat sebagai ketua NU Kudus berharap menjadikan PMII sebagai ruang khidmat.

Dalam cara pelantikan tersebut juga digelar Talk Show Pemilu 2009. dalam Talk Show tersebut panita mengangkat tema "Menyongsong Pemilu 2009, Sebuah Kedewasaan dalam Berdemokrasi" dan menghadirkan narasumber Hasan Aoni Aziz (Pengamat Sosial), Fajar Kartika (Akademisi dari UMK) dan Ali Ikhsan (Ketua KNPI Kudus).


Seru: Dari kiri, Adhit Kaliksanan (Moderator), Ali Ikhsan, Fajar Kartika.M.Hum, Hasan Aoni Azis dalam acara Talk Show Pemili 2009.

Dalam acara tersebut, disimpulkan bahwa sudah saatnya masyarakat Indonesia bersikap dewasa dalam proses politik. Jangan hanya karena uang, masyarakat tertipu oleh sosok para calon anggota legislatif dan calon presiden. Yang terpenting adalah melihat sosoknya, melihat track recordnya dan melihat visinya.
Paduan Suara PMII Kudus,
dalam acara pelantikan dan talk show pemilu 2009


Tidak dapat dipungkiri, bahwa dalam setiap acara formal yang digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII) selama ini dianggap kurang begitu serius untuk diperhatikan. padahal jika dilihat dari pengaruhnya terhadap image PMII di mata orang lain tentu berdampak pada pencitraan terhadap citra diri PMII sendiri. sering dijumpai pada acara-acara formal PMII, dlam menyanyikan lagu mars PMII kurang serius dan cenderung seadanya (kurang menguasai), bahkan banyak dari sahabat-sahabat PMII yang tidak mampu menyanyikannya dengan baik dan benar, apalagi hitmat.

Hal ini disikapi oleh pengurus PMII Kudus 2008/2009 dengan membentuk Badan Otonom Paduan Suara (Banom PS). Dan terbukti, pada acara Pelantikan pengurus pada tanggal 17 Januari 2009 kemarin para tamu undangan dan alumni serta hadirin terbawa dalam hitmat lagu Indonesia Raya dan Mars PMII. Hal ini diungkapkan sendiri oleh KH. Chusnan BA selaku mabincab (Majelis Pembina Cabang) PMII Kudus dalam sambutannya kemarin. Beliau yang juga menjabat ketua NU Kudus mengungkapkan, betapa terharunya hati beliau saat mendengarkan lantunan lagu Indonesia Raya dan Mars PMII.

Semoga dengan ini, PMII semakin menegaskan jati dirinya ditengah-tengah masyarakat sebagai kader-kader pemimpin saat ini dan masa depan dengan bukti keseriusan berkhidmat.

PENGURUS PMII KUDUS MASA KHIDMAT 2008/2009