Kudus- Banyak hal kita jumpai di sosial media, facebook contohnya.
Aplikasi yang di ciptakan oleh Marx Zuckerberg (2004) ini diikuti oleh ribuan
juta pengguna diseluruh dunia. Aplikasi ini dirasa efektif untuk tukar
informasi dan sebagainya.
Begitu juga dengan Twitter. Aplikasi ini muncul sekitar Maret
2006, dimana ditemukan oleh Jack Dorsey.
Sama seperti facebook. Pengguna twitter sering
memfungsikannya untuk berjejaring dan share informasi. Kedua aplikasi ini juga sering di gunakan perusahaan media online untuk
mendistribusikan berita.
Selain memberikan informasi ternyata aplikasi
sosmed sering dipergunakan para nitizen untuk mengungkapkan gelisahan hatinya.
Pengamat media PMII Kudus Ardian Bagus
Wicaksana menuturkan dari sekian banyak pengguna facebook dan twitter rata-rata
oleh anak muda. Hampir setiap hari, mereka mempublikasi aktivitas lewat
akunnya. Tak jarang sindiran, kritikan maupun curhatan sering mereka tuliskan.
"Keuntungan dari menggunakan sosmed.kita
akan cepat dikenal orang. Namun perlu diketahui secara tidak sadar ada efek
besar yang perlu kita perhatikan". Tuturnya kemarin jumat (5/6) di Kantor
PMII Kudus.
Ardian menjelaskan, efek besarnya adalah ketika
kita sering mencurahkan kegelisahan hati lewat sosmed maka otomatis orang lain
akan tahu apa yang kita fikirkan.
"Sangat bahaya jika orang lain tahu
privasi kita". Tambahnya.
Dia menambahkan, rata-rata curahan hati yang ditulis adalah
permasalahan yang menimpa. Ada yang beranggapan, ketika semua kegelisahan
diungkapkan di sosmed, akan merasakan lega.
"Intinya kita harus memfilter. mana yang perlu mana yang
tidak. Karna jika ada orang yang tidak bertanggungjawab mengolah data 'galau'
kita untuk hal negative. Itu yang perlu diwaspadai". Ungkapnya. (prastyo/jendela)

0 komentar:
Post a Comment