
Sebagai media pengkaderan, diskusi selama ini digunakan PMII sebagai media pengkaderan yang wajib dilaksanakan. Karena dengan berdiskusi, kader dapat mengeksplor semua apa yang ada dalam pikiran. Diskusi yang dilaksanakan oleh kader-kader PMII di Kudus umumnya bersifat tentatif sesuai dengan kebutuhan. Namun, di kegiatan-kegiatan formal diskusi wajib hukumnya untuk dilaksanakan. Seperti di acara MAPABA, PKD, dan acara formal lainnya. Diskusi yang bersifat tentatif biasanya dilakukan oleh beberapa kelompok atau peergroup yang ada di PMII yang secaraalami terbentuk dengan sendirinya. Banyak macam yang di diskusikan oleh mereka. Ada yang mendiskusikan tema-tema besar, seperti geo strategi, ada juga yang sekedar membicarakan tentang perkuliahan, cara menggaet temen dalam komunitas mereka dan bahkan sekedar mengisi diskusi agar tidak borring, mereka membahas soal cewek, atau cowok yang banyak digosipkan. Namanya juga anak muda.
Di PMII kudus, banyak tempat yang sering menjadi tempat mangkal oleh mereka. Kader PMII
SUMU (Sunan Muria) biasa mangkal di warung kopi
uthik, ringin menara kudus, alun-alun, kontrek alun-alun dan kopi lek kaji kaliwungu jetak. Kader PMII SUKU (Sunan Kudus) biasa mangkal di
ball cafe, alun-alun, halaman STAIN KUDUS. Memang, setiap mereka punya tempat favorit untuk mangkal untuk kumpul dan diskusi.
Apapun yang di diskusikan, dimanapun tempatnya, diskusi adalah media pengkaderan yang dapat digunakan sebagai sarana membangun soliditas organisasi dan membangun intelektualitas.
0 komentar:
Post a Comment