.jpg)
Sekolah politik sesi pertama telah dilaksanakan tadi malam (4 Juni 2009) di kantor cabang PMII Kudus, jalan kampus UMK gang 6 Dersalam, Bae Kudus. Acara yang berlangsung tiga jam lebih ini dihadiri 10 siswa yang berasal dari penguruh komisarian yang ada dibawah PMII Kudus. Di sesi pertama, sekolah politik ini mengangkat materi tentang pengenalan politik yang mendasar, yakni politik dilihat dari pengertian teksnya, politik dilihat dari konteks dasarnya. Hadir di dalam sesi ini sebagai guru, Kholid Mawardi, seorang aktivis di Kudus yang lama berkecipung di dunia pergerakan.
Kholid menyampaikan, bahwa politik adalah tindakan seseorang untuk mengambil suatu keputusan apapun di dalam kehidupannya. Dia juga mengatakan, bahwa politik lahir dari sebuah philosofi yang lahir dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Jadi, tidak tepat jika politik dipisahkan dari nilai, norma yang berkembang di masyarakat. Jika politik dipisahkan dari nilai philosofi, maka yang terjadi adalah carut-marutnya proses politik di tengah-tengah masyarakat. Hal ini dapat dilihat di tengah-tengah masyarakat kita di Indonesia. selengkapnya.......
0 komentar:
Post a Comment